Sejarah BMKG Jatiwangi

Stasiun Meteorologi Jatiwangi berdiri sekitar tahun 1918 yang diadakan oleh pemerintah Belanda. Kegiatan Meteorologi diselenggarakan di gedung kantor pabrik gula Jatiwangi. Hal ini dilakukan untuk mendukung perkebunan tebu yang berada di seluruh wilayah III Cirebon.

Pada tahun 1940, Stasiun Meteorologi dipindahkan ke gedung milik orang Belanda (Mr. Reken) yang telah menikah dengan orang pribumi dari Desa Sutawangi Kecamatan Jatiwangi. Sekitar tahun 1961 Stasiun Meteorologi Jatiwangi dipindahkan ke Desa Sutawangi, tepatnya Jalan Letnan Angkat Arzain.

Kegiatan Meteorologi Jatiwangi terus berkembang sesuai tuntutan zaman. Kegiatan yang dilakukan tersebut meliputi pengamatan permukaan (sinoptik) dan pengamatan udara atas selama 24 jam.